Back to Gallery
Kelompok ini membuat alat penyiram tanaman otomatis menggunakan Arduino. Latar belakang pembuatan alat ini karena banyak tanaman di rumah yang mati akibat tidak dirawat atau lupa disiram. Dengan teknologi ini, tanaman dapat disiram secara otomatis sehingga lebih praktis dan tidak perlu mengingat jadwal penyiraman.
Manfaat alat:
Membantu merawat tanaman secara otomatis tanpa perlu menyiram manual setiap hari.
Menjaga kelembaban tanah tetap stabil, sehingga tanaman tidak kekeringan atau kelebihan air.
Memanfaatkan teknologi secara cerdas untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari.
Komponen yang digunakan:
Arduino
Breadboard
Kabel male to male dan male to female
Sensor kelembaban tanah
Baterai dan soket
Relay
Water pump (pompa air)
Cara kerja:
Sensor dimasukkan ke tanah untuk membaca kelembaban tanah. Data tersebut dipantau melalui laptop. Jika kelembaban tanah di bawah 30%, maka pompa air akan otomatis menyiram tanaman hingga kelembabannya kembali cukup.
Manfaat alat:
Membantu merawat tanaman secara otomatis tanpa perlu menyiram manual setiap hari.
Menjaga kelembaban tanah tetap stabil, sehingga tanaman tidak kekeringan atau kelebihan air.
Memanfaatkan teknologi secara cerdas untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari.
Komponen yang digunakan:
Arduino
Breadboard
Kabel male to male dan male to female
Sensor kelembaban tanah
Baterai dan soket
Relay
Water pump (pompa air)
Cara kerja:
Sensor dimasukkan ke tanah untuk membaca kelembaban tanah. Data tersebut dipantau melalui laptop. Jika kelembaban tanah di bawah 30%, maka pompa air akan otomatis menyiram tanaman hingga kelembabannya kembali cukup.